Monolog musikal yang menggali nilai-nilai historis dan kebudayaan yang terinspirasi dari kisah klasik Jawa tentang Ki Ageng Mangir, Penembahan Senopati, dan Putri Pambayun (Adisaroh). Pementasan ini menjadi medium edukasi yang merangkum narasi kekuasaan, cinta, dan pengorbanan perempuan di tengah konflik besar antara dua wilayah, Mataram dan Mangir.