SURABAYA – Komitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kreativitas diwujudkan melalui kerja sama antara Yayasan Studio Daluang Surabaya dan SDN Tanah Kali Kedinding 1 Surabaya dalam penyelenggaraan Daluang Creator Academy (DCA) Ekstrakurikuler Teater.
Program yang telah berjalan sejak tahun ajaran 2025/2026 ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi potensi seni peran, melatih keberanian tampil di depan publik, sekaligus membangun kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan berempati melalui proses berkesenian.

Kepala SDN Tanah Kali Kedinding 1 Surabaya, Dra. Denok Ribut Tunaitugas Triwiludjeng, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang belum dimiliki sekolah sebelumnya.
“Terima kasih kakak-kakak dari Studio Daluang. Tahun kemarin kami memang sempat bekerja sama dengan Daluang. Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berimprovisasi. Selama bekerja sama dengan Daluang, alhamdulillah anak-anak sangat antusias. Dari yang awalnya tidak bisa menjadi bisa, mereka belajar memerankan berbagai karakter dan berani menampilkan bakatnya,” ujarnya.
Menurut Denok, pembelajaran teater memberikan pengalaman yang jauh lebih luas dibanding sekadar latihan pementasan. Anak-anak belajar memahami beragam karakter kehidupan, mengasah kemampuan berekspresi, hingga membangun rasa percaya diri yang berdampak positif terhadap perkembangan pribadi mereka.

Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Daluang Creator Academy menjadi solusi sekaligus membuka kesempatan bagi sekolah untuk menemukan bibit-bibit talenta baru di bidang seni pertunjukan.
“Kami ingin punya kader. Dari SD ini kami mencari bibit agar anak-anak mengetahui kemampuan dan potensinya. Harapannya kerja sama ini bisa berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang memperoleh kesempatan berkembang,” tambahnya.
Denok juga mengapresiasi pendekatan para fasilitator Studio Daluang yang dinilainya mampu membangun kedekatan emosional dengan peserta didik selama proses latihan. “Kakak-kakak yang mendampingi anak-anak sangat luar biasa. Mereka telaten, jiwanya benar-benar masuk kepada anak-anak sehingga anak-anak merasa senang selama mengikuti latihan,” tuturnya.

Sementara itu, Co-founder Yayasan Studio Daluang, M. Alief Sahrul A., menjelaskan bahwa Daluang Creator Academy dirancang bukan hanya sebagai kelas teater, melainkan ekosistem pembinaan kreatif yang berkelanjutan. Program dilaksanakan selama empat bulan sehingga peserta memiliki waktu yang cukup untuk berkembang secara bertahap.”Program Daluang Creator Academy kami rancang selama empat bulan agar proses pembinaan tidak berhenti pada satu kali pertemuan. Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang konsisten sehingga potensi anak-anak dapat tumbuh secara optimal,” jelas Alief.
Ia menambahkan, Studio Daluang berupaya mendampingi sekolah tidak hanya dalam pelatihan seni, tetapi juga melalui publikasi berbagai kegiatan pendidikan sehingga praktik-praktik baik yang dilakukan sekolah dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.Melalui Daluang Creator Academy, Yayasan Studio Daluang berharap semakin banyak sekolah memperoleh akses terhadap pendidikan seni yang berkualitas. Seni pertunjukan dipandang sebagai media efektif untuk menanamkan karakter, keberanian, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan bekerja sama yang menjadi bekal penting bagi peserta didik di masa depan.
Kolaborasi antara Yayasan Studio Daluang Surabaya dan SDN Tanah Kali Kedinding 1 Surabaya ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui ruang-ruang kreatif yang menyenangkan. Ketika sekolah, komunitas seni, dan para pendidik berjalan bersama, peserta didik tidak hanya belajar menjadi pemeran di atas panggung, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.

